Irma1985

Banyak Hal Dapat di ambil Manfaatnya termasuk Blog ini

Seminar morinaga (part 2)

pada 14 Maret 2016

Cek Alergi Sejak Dini: Siapkan kecerdasan dan Tumbuh Kembang Optimal Si Kecil yang Alergi



Oleh: dr. Dewi Patriani, SpA, M,Sc

Alergi dan reaksinya
1. Sifat,bukan penyakit/diagnosis
2. Allergen : dihirup,dimakan, kontak dengan kulit
3. Sel limfosit B memproduksi antibody IgE yang spesifik terhadap antigen tersebut
4. IgE menempek di sel mast
5. Paparan berikut dengan allergen : menempel pada IgE  sel mast pecah
6. Berbagai molekuk dikeluarkan (a.l histamine) inflamasi/peradangan

Kasus alergi
• Center for disease control and prevention (CDC) angka kejadian alergi meningkat 3x lipat sejak 1993-2006
• World allergy organization (WAO 2001) prevalensi alergi yang terus meningkat dengan angka 30-40% populasi dunia
• Penyakit alergi dapat timbul akibat pengaruh :
1. Factor genetic
2. Factor lingkungan (allergen, infeksi, polutan, iritan)
Faktor Genetik
• Anak mendapat ‘bakat’ alergi yang diturunkan dari orangtua nya
• Anak yang memiliki anggota keluarga dengan riwayat alergi, memiliki peluang mengalami alergi lebih tinggi dibandingkan dengan yang tidak

Alergi Makanan
Reaksi simpang yang timbul dari respon imun spesifik yang muncul berulang-ulang akibat paparan terhadap makanan tertentu (angka kejadian 4% dari populasi umum)
• 90 % reaksi alergi makanan disebabkan oleh susu sapi, telur, kacang tanah, tree nuts, ikan, shellfish, kedelai, terigu  umumnya disebabkan oleh protein
• Banyak reaksi yang dikelirukan sebagai alergi makanan 10-20% mengira alergi makanan padahal ternyata bukan
Alergi makanan Merugikan proses tumbuh kembang anak??
Pencegahan Alergi makanan  anak di pantang berbagai jenis makanan
 Penghindaran makanan terutama protein pada masa pertumbuhan seorang anak bisa menyebabkan asupan gizi yang tidak optimal dan mempengaruhi pertumbuhan anak
Gejala alergi  makanan yang tidak dapat ditangani dengan baik:
 Sangat mengganggu kualitas hidup anak sehingga mengganggu potensi perkembangan anak
 Mengganggu potensi perkembangan anak
Alergi makanan merugikan proses tumbuh kembang anak??
Berdasarkan penelitian yang dilakukan di jepang (2010)
• Diet eliminasi pada bayi dapat menurunkan berat badan dibandingkan bayi yang tidak dieliminasi dietnya
• Diantara anak-anak usia 3 tahun yang dilakukan eliminasi diet 2 hingga 3 jenis makanan dan menjalani eliminasi susu, secara signifikan memiliki tinggi badan yang lebih rendah dibandingkan anak-anak yang tidak dieliminasi
Berdasarkan studi lainnya
• Anak-anak usia 3-10 tahun yang sepanjang periode hidupnya dieliminasi susu sapi selama 4 bulan akan memiliki IMT (indeks massa tubuh) yang tinggi
• Penyebabnya :
1. Tinggi badan dan tulang kepala lebih kecil disbanding anak-anak yang tidak alergi
2. Bone mineral content dan bone density nya lebih rendah, ±24% anak-anak tersebut beresiko mengalami patah tulang


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: