Irma1985

Banyak Hal Dapat di ambil Manfaatnya termasuk Blog ini

Seseorang yang kusebut ayah

pada 21 Februari 2014

Entah mengapa setiap malam jumat tiba, aku selalu merasa memiliki sebuah kewajiban untuk “Mengirim” doa, dan membaca surat Yaasiin untuk mereka yang sudah tiada. Sahabatku Ratna Puspita yang waktu itu berboncengan denganku di sepeda motor, saat sebuah mobil kendaraan umum melintas dari arah berlawanan, menyerobot jalan kami sehingga sepeda motor yang kukendarai oleng, almh.ratna dan aku jatuh. Malang mobil itu melindas kepala sahabatku hingga ia meninggal ditempat. Kejadian itu sungguh membuatku trauma hingga saat ini. Semoga amal ibadahnya diterima Allah. Almh.sahabatku berada di  urutan doa paling awal. Entah mengapa, mungkin karena rasa bersalahku padanya. Ayahku kemudian nenek lalu ibu mertua ku. Begitulah urutan doanya. Setiap malam jumat selama bertahun-tahun.malam jumat ini aku merasa kangen pada ayahku. Aku sendiri lupa-lupa ingat dengan wajahnya, karena saat ditinggalkan, aku masih berusia 8 tahun. Yang kuingat saat beliau meninggal aku masih asik bermain sepeda, bermain bepe, dan barbie. Bahkan aku tak menangis saat tau beliau sudah tiada. Aku masih tak mengerti mengapa ayah meniggalkan kami dengan cepat. Ibuku tampaknya terlalu rapuh untuk menjadi single fighter hingga akhirnya kami yang tadinya dari high class tiba-tiba jatuh ke low class. Perusahaan bangkrut, aset kami hilang, ditipu orang, Subhanallah..sunggu ujian yang berat aku lalui sejak kelas 6 sd hingga sebelum aku menikah. Kenapa ayah meninggalkan kami?aku rindu ayah…kini saat aku menjadi ibu, aku lupa bagaimana cara ayah mendidik kami. Apakah ayah sering memarahiku seperti aku suka memarahi anakku? Aku bingung dan lupa. Aku selalu menyesal mengapa aku tak dekat denganmu sebelum kau tiada, kata ibu, engkau sosok yang sangat baik, sabar, penyayang. Maka tak mungkin engkau memarahiku saat aku salah, pasti engkau menegurku dgn cara yg lembut. Aku harus banyak bersabar. Yah, cucumu sudah besar, sudah 14 bulan, jika kau masih suka mengunjungiku, lihatlah, mata nya begitu bulat, tajam tatapannya seperti matamu yang aku lihat di  foto. Ayah..walau tak banyak memori yang bisa kuingat tentangmu tapi aku tau bahwa engkau adalah ayah terbaik yang kumiliki. Tak seorangpun dapat menggantikan posisimu dihatiku..

Aku rindu ayah..aku ingin banyak bercerita padamu..tolong beri aku wejangan bagaimana pola pengasuhan anakku..ayah aku rindu padamu..aku hanya ingin bertemu walau hanya dalam mimpi..

Allahumagfirlahum warhamhum waafihi wa’fu anhum

Kamar sunyi,feb 2014


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: