Irma1985

Banyak Hal Dapat di ambil Manfaatnya termasuk Blog ini

The Fear and Happy Ending

pada 27 April 2012

Hari ini dede bayi yang ada di perutku sudah 8 minggu usia nya. Deg-degan..senang..takut..sedikit menghantui langkah kami ke rumah sakit. Sebersit ketakutan membayangi wajah kami, terutama saat mengingat kakak aku baru selesai di curretage karena Blighted Ovum alias kehamilan kosong atau kalau dibahasa indonesia kan sel telur yang rusak/tidak sempurna. Aku ngga ngerti kenapa itu bisa terjadi karena faktor predisposisinya pun masih belum kuketahui dengan jelas. Waktu kuliah juga belum pernah mendalami. So, saat aku tau kakakku hamil 11 minggu tapi divonis Blighted Ovum dan harus di curretage, aku hanya tertegun dan sedih. Sedihnya karena aku tak bisa pulang ke Tasikmalaya untuk menungguinya..sedih karena kita ga jadi hamil barengan. tapi yang aku tau itu yang terbaik untuk kakakku..sebagai doa dari Tahajjud penuh cintanya kepada RabbNya..sebagai wujud kasih dari Sang Pencipta terhadap kakakku, karena kalau hamil itu dilanjutkan, mungkin akan terjadi hal-hal yang berbahaya bagi ibu dan janinnya.Sedih dan stress.aku juga ikut merasaknnya..sempet menangis bareng-bareng di telepon. kakakku mengirimiku SMS malam sebelum dia di curret: “Ummi yakin ini yang terbaik untuk ummi, Allah sayang ummi selalu ya…”  :-( i’m so upset and sad for reply your message sist, i’m sorry i’m not inside of you..saking sedihnya aku tak membalas pesan kakakku. Aku pun akhirnya lega setelah kakakku sadar dari bius total setelah di curret. Jujur aku jadi punya pemikiran yang freak. Mungkin aku juga mengalami hal yang sama, mungkin c dede belum ada dan takkan pernah ada, Aku sedih dan tersungkur di sejadah. Meminta yang terbaik saja

Ya Rabb..aku pasrah..aku minta apa yang memang hakku..aku minta kalau kehamilan dan kelahiran anak ini adalah takdirku, kalau Engkau kehendaki kami menjaga nya dan menjadi orangtua nya, maka berikanlah kehidupan baginya, biarkanlah ia hidup, berkembang di rahimku hingga saat ia dilahirkan, bernafas, menangis keras saat dia lahir dan tumbuh sempurna sebagai seorang anak yang kami akan cintai dan sayangi..

Dan pertanyaan dan doa pun terjawab

Aku melihat dia di layar usg..masih kecil..masih sebesar kacang kapri. diameternya pun masih begitu kecil mungkin hanya 1-2mm..ya Allah..betapa KuasaMu tak pernah kuragukan..dokter bilang ade sehat dan untuk pertama kalinya aku mendengar degup jantungnya yang kencang..dug dug dug dug..rasanya suara degup jantungnya menohokku seperti disengat ribuan lebah..hingga mataku berair karena terharu..terimakasih Ya Rabb….Engkau percayakan kami, karunia ini…aku akan menjaganya sebisa yang bisa aku usahakan…I Love You My baby…sehat terus ya dede sayang..umy dan ayah love you always…

de..maaf malah lupa ngeprint hasil USGnya..jadi umy pajang test packnya aja deh.hehehe

😀


2 responses to “The Fear and Happy Ending

  1. senitea mengatakan:

    alhamdulillah..
    mudah-mudahan..kelak anaknya jadi anak sholeh dan sholehah..aamiin..

  2. Irma handayani mengatakan:

    aamiin ya Rabbal alamin…makasi ya…😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: