Irma1985

Banyak Hal Dapat di ambil Manfaatnya termasuk Blog ini

Gambaran Pengetahuan dan Sikap Kader Dalam Kegiatan Posyandu Kelurahan Urug Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya BAB III

pada 27 Agustus 2010

[Enter Post Title Here]

BAB III
METODE PENELITIAN

Jenis penelitian
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Penelitian deskriptif adalah suatu metode penelitian yang dilakukan dengan tujuan utama untuk membuat gambaran atau deskriptif tentang suatu keadaan secara objektif (Notoatmodjo, 2005). Jenis datanya menggunakan data kuantitatif dengan pendekatan survei. Maka penelitian ini bermaksud menggambarkan pengetahuan dan sikap kader dalam kegiatan Posyandu.
Populasi dan Sampel
Populasi
Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas objek/subjek yang mempunyai kuantitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya (Sugiyono, 2006).
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kader yang berada di Kelurahan Urug Kecamatan kawalu Kota Tasikmalaya sebanyak 53 orang.
Sampel dan sampling
Sampel adalah sebagian dari jumlah dan karakteristik yang dimilki oleh populasi tersebut (Sugiyono, 2006). Teknik yang diambil menggunakan total sampling, yaitu seluruh kader yang berada di Kelurahan Urug Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya sebanyak 53.
Tempat Penelitian
Pengumpulan data dilakukan di Kelurahan Urug Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya.
Waktu penelitian
Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 01 juni sampai dengan 30 juli 2010.
Variabel penelitian
Variabel mengandung pengertian ukuran atau ciri yang dimilki oleh anggota-anggota suatu kelompok yang berbeda dengan yang dimiliki oleh kelompok lain (Notoatmodjo, 2005)
Berdasarkan hubungan fungsional antara variabel-variabel satu dengan yang lainnya, variabel dibedakan menjadi dua, yaitu variabel dependen (pengetahuan dan sikap) dan variabel independen (kegiatan Posyandu).
Instrumen Penelitian
Instrumen penelitian adalah alat-alat yang digunakan untuk mengumpulkan data, instrumen ini dapat berupa pertanyaan (question), (Notoatmodjo, 2005). Instrumen yang akan digunakan dalam penelitian, sebelumnya diuji veliditas dan reliabilitasnya. Uji coba instrumen dilakukan pada 20 responden di Kelurahan Urug Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya. Alat ukur penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan angket tertutup dengan bentuk pilihan ganda dan teknik check list.
Untuk quesioner pengetahun menggunakan bentuk pilihan ganda. Responden memilih jawaban yang sesuai dengan apa yang diketahuinya. Pertanyaan disusun berdasarkan buku referensi dengan tujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan kader tentang kegiatan Posyandu yang berada di Kelurahan Urug Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya. Jawaban yang benar diberi nilai 1 dan jawaban yang salah atau tidak diisi diberi nilai 0.

Untuk quesioner sikap menggunakan teknil check list dengan tujuan untuk memudahkan dalam menjawab setiap pertanyaan. Pertanyaan disusun berdasarkan referensi dengan tujan utnuk mengetahui gambaran sikap kader dalam pelaksanaan kegiatan posyandu di Kelurahan Urug Kecamatan kawalu Kota Tasikmalaya. Jawaban sangat setuju diberi nilai 5, setuju 4, netral 3, tidak setuju 2 dan sangat tidak setuju diberi nilai 1.
Untuk memperoleh hasil yang tidak meragukan penyebaran dan pengisian kuesioner dilakukan pengarahan petunjuk pengisian dengan tidak bersikap mengarahkan jawaban responden, sehingga responden dapat memberikan jawaban sesuai dengan yang diketahui dan dilaksanakannya.

1. Uji Validitas
Validitas adalah suatu indeks yang menujukan alat ykur itu benar-benar mengukur apa yang ingin diukur (Nototmodjo, 2005: 129). Untuk mengetahui apakah kuesioner yang kita susun tersebut mampu mengukur apa yang hendak diukur, maka perlu diuji dengan uji korelasi antara skor (nilai) tiap-tiap item (pertanyaan) dengan skor total tersebut.
Untuk menghitung korelasi dari tiap pertanyaan, teknik korelasi yang dipakai adalah teknik korelasi Product Moment. Yang rumusnya sebagai berikut

r = N∑XY – (∑X)(∑Y)
√[N∑X2 – (∑X)2 ] [N∑Y2 – (∑Y)2]

Keterangan :
N : jumlah sampel
X : pertanyaan nomor
Y : skor total
Setelah dihitung semua korelasi antara masing-masing pertanyaan dengan skor total, untuk melihat significant dari tiap pertanyaan maka dilihat dari tabel nilai product moment. Jika r hitung lebih besar dari r tabel maka pertanyaan-pertanyaan dalam kuesioner tersebut memenuhi taraf significant.
Uji coba kuesioner akan dilakukan pada bulan Maret 2010 terhadap 10 kader yang berada di Kelurahan Leuwiliang Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya.

Dengan demikian seluruh nilai yang diperoleh dari hasil pengujian validitas (r hitung) adalah lebih besar dari pada r tabel pada interval kepercayaan 95%, artinya seluruh item pertanyaan pada instrumen penelitian adalah valid dan dapat dipergunakan sebagai alat pengumpul data sehingga pengujian dapat dilanjutkan pada pengujian reliabilitas instrumen.
2. Uji Reliabilitas
Reliabilitas adalah indeks yang menunjukan sejauh mana suatu alat pengukur dapat dipercaya atau diandalkan (Notoatmodjo, 2002).
Untuk menghitung reliabilitas yaitu mengelompokkan dua belahan bagian soal sebagai belahan pertama dan kedua. Selanjutnya akan diperoleh nilai akhir, kemudian nilai akhir tersebut dimasukan ke dalam rumus Split Half Spearman Brown.
r 11 = 2 rb
1 + rb
Keterangan :
r 11 : koefisien reliabilitas internal seluruh item
rb : koefisien product moment antara belahan
Setelah dihitung, nilai tersebut kemudian diinterpretasikan dengan berkonsultasi pada harga kritik r product moment. Jika r hitung lebih besar dari r tabel maka instrumen penelitian tersebut dapat dipercaya sebagai alat pengumpul data.

3. Cara Pengolahan Data
Setelah data terkumpuk dari responden sebelum dianalisis data tersebut harus melalui tahapan dalam pengolahan data, yaitu:
a. Editing
Editing merupakan kegiatan utnuk melkukan pengecekan kuesioner. Peneliti melihat apakah jawaban responden pada kuesioner sudah lengkap.
b. Coding
Coding merupakan kegiatan merubah data terbentuk huruf menjadi data berbentuk angka. Tujuannya adalah mempermudah pada analisa data dan mempercepat entri data.
c. Tabulating
Tabulating yaitu pemindahan data kedalam tabel.
d. Entry data
Entry data yaitu pemasukan data penelitian kedalam program komputer untuk dilakukan pengolahan data.
e. Cleaning
Cleaning atau pembersihan data merupakan kegiatan pengecekan kembali data yang sudah dimasukan, apakah ada kesalahan atau tidak.

4. Rencana Analisis Data
Teknik analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan cara menentukan Teknik analisa data univariat adalah analisis variabel dari penelitian yang menghasilkan distribusi dan persentasi dari variabel (Arikunto, 2006).

Teknik analisa data yang dilakukan untuk variabel diantaranya :
a. Pengetahuan
Setelah data diolah kemudian data dianalisa dengan analisis persentase untuk mengetahui distribusi frekuensi dengan skala ordinal untuk mengetahui tingkat pengetahuan kader tentang kegiatan Posyandu dengan rumus sebagai berikut :

P = F/N x 100%

Keterangan :
P = Jumlah persentase yang dicari
F = Frekuensi jawaban responden yang benar
N = Jumlah pertanyaan
Adapun bentuk analisa dan interpretasi dari hasil penelitian tentang pengetahuan ibu dengan kategori sebagai berikut :
Baik, apabila pertanyaan dijawab benar oleh responden 76 % – 100 %
Cukup, bila pertanyaan dijawab benar oleh responden 56 % – 75 %
Kurang, bila pertanyaan dijawab benar oleh responden 40 % – 55 %
Kurang sekali, bila pertanyaan dijawab benar oleh responden < 39 %
(Arikunto, 2002)
Sikap
Menurut Riduwan dan Akdon (2007) cara menghitung skor dalam penelitian yang dilakukan yaitu dengan menghitung skor jawaban dari masing-masing responden kemudian ditentukan skala kontinumnya.

Setelah itu dihitung jumlahnya sehingga termasuk ke dalam kategori-kategori sebagai berikut :
Angka 0% – 20% = Sangat Lemah
Angka 21% – 40% = Lemah
Angka 41% – 60% = Cukup
Angka 61% – 80% = Kuat
Angka 81% – 100% = Sangat Kuat

5. Etika Penelitian
Etika penelitian merupakan hal yang sangat penting karena penelitian yang dilakukan langsung berhubungan dengan manusia. Beberapa etika penelitian yang harus diperhatikan antara lain sebagai berikut:
Self determination
Self determination merupakan jaminan yang diberikan kepada subjek agar diperlakukan secara manusiawi. Subjek mempunyai hak memutuskan untuk bersedian menjadi responden ataupun tidak, tanpa adanya sangsi apapun atau akan berakibat terhadap kesembuhannya jika mereka seorang pasien.
Privacy
Privacy merupakan jaminan dalam penggunaan subjek penelitian yang mempunyai hak untuk meminta bahwa data yang diberikan harus dirahasiakan.
Anonimity
Anonimity merupakan jaminan dalam penggunaan penelitian dengan cara tidak memberikan atau mencantumkan nama responden pada lembar alat ukur dan hanya menuliskan kode pada lembar pengumpulan data atau hasil penelitian yang akan disajikan.
Confidentiality
Confidentiality merupakan jaminan kerahasiaan hasil penelitian, baik informasi maupun masalah-masalah lainnya. Semua informasi yang telah dikumpulkan dijamin kerahasiaannya oleh peneliti, hanya kelompok data tertentu yang akan dilaporkan pada hasil riset.
Fair treatment
Fair tretment merupakan jaminan yang diberikan kepada subjek agar diperlakukan secara adil baik sebelum, selama dan sesudah keikutsertaannya dalam penelitian tanpa ada diskriminasi apabila ternyata mereka tidak bersedia atau droopped out sebagai responden.
Informed concent
Informed Consent merupakan bentuk persetujuan antara peneliti dan responden dengan memberikan lembar persetujuan untuk menjadi responden yang diberikan sebelum penelitian dilakukan. Tujuan Informed consent adalah agar subjek mengerti maksud dan tujuan penelitian serta mengetahui dampaknya.
Jika subjek bersedia, maka mereka harus menandatangani lembar persetujuan. Sebaliknya, jika responden tidak bersedia, maka peneliti harus menghormati hak pasien. Beberapa informasi yang harus ada dalam Informed consent tersebut diantaranya partisipasi klien, tujuan dilakukan tindakan, jenis data yang dibutuhkan, komitmen, prosedur pelaksanaan, potensi masalah yang akan terjadi, manfaat, kerahasiaan, informasi yang mudah dihubungi dan lain-lain.


7 responses to “Gambaran Pengetahuan dan Sikap Kader Dalam Kegiatan Posyandu Kelurahan Urug Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya BAB III

  1. cecep mengatakan:

    tolong bisa diberikan contoh quisiober buat menghitung skala pengatahuan ??? harap dikirim ke email saya<<< terimakasih……

  2. mas.dokter mengatakan:

    aslm, boleh minta kuseioner kosong yang sudah divalidasi ? akan sangat membantu. sedang membuat penelitian serupa, dibutuhkan segera. trims

  3. Mely mengatakan:

    boleh minta contoh kuesionernya ga ? heeum

  4. Margit Tungga mengatakan:

    selamat Malam Ka…. bisa mnta kuesioner yg kk gunakan saat penelitian?
    trima Kasih Ka🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: