Irma1985

Banyak Hal Dapat di ambil Manfaatnya termasuk Blog ini

Apa Itu Decubitus?

pada 7 November 2009

1. Definisi Decubitus
Dekubitus adalah kerusakan/kematian kulit sampai jaringan dibawah kulit, bahkan menembus otot sampai mengenai tulang akibat adanya penekanan pada suatu area secara terus menerus sehingga mengakibatkan gangguan sirkulasi darah setempat.
Dekubitus atau luka tekan adalah kerusakan jaringan yang terlokalisir yang disebabkan karena adanya kompressi jaringan yang lunak diatas tulang yang menonjol (bony prominence) dan adanya tekanan dari luar dalam jangka waktu yang lama. Kompressi jaringan akan menyebabkan gangguan pada suplai darah pada daerah yang tertekan. Apabila ini berlangsung lama, hal ini dapat menyebabkan insufisiensi aliran darah, anoksia atau iskemi jaringan dan akhirnya dapat mengakibatkan kematian sel
Informasi:
Luka tekan (pressure ulcer) atau dekubitus merupakan masalah serius yang sering tejadi pada pasien yang mengalami gangguan mobilitas, seperti pasien stroke, injuri tulang belakang atau penyakit degeneratif. Istilah dekubitus sebenarnya kurang tepat dipakai untuk menggambarkan luka tekan karena asal kata dekubitus adalah decumbere yang artinya berbaring. Ini diartikan bahwa luka tekan hanya berkembang pada pasien yang dalam keadaan berbaring. Padahal sebenarnya luka tekan tidak hanya berkembang pada pasien yang berbaring, tapi juga dapat terjadi pada pasien yang menggunakan kursi roda atau prostesi. Oleh karena itu istilah dekubitus sekarang ini jarang digunakan di literatur literatur untuk menggambarkan istilah luka tekan.
2. Penjelasan
Etiology
• Faktor intrinsik: penuaan (regenerasi sel lemah), Sejumlah penyakit yang menimbulkan seperti DM, Status gizi, underweight atau kebalikannya overweight, Anemia, Hipoalbuminemia, Penyakit-penyakit neurologik dan penyakit-penyakit yang merusak pembuluh darah, Keadaan hidrasi/cairan tubuh.
• Faktor Ekstrinsik:Kebersihan tempat tidur, alat-alat tenun yang kusut dan kotor, atau peralatan medik yang menyebabkan penderita terfiksasi pada suatu sikap tertentu, Duduk yang buruk, Posisi yang tidak tepat, Perubahan posisi yang kurang.

Tanda dan Gejala, stadium dan komplikasi
1. Stadium Satu
a. Adanya perubahan dari kulit yang dapat diobservasi. Apabila dibandingkan dengan kulit yang normal, maka akan tampak salah satu tanda sebagai berikut: perubahan temperatur kulit (lebih dingin atau lebih hangat)
b. perubahan konsistensi jaringan (lebih keras atau lunak)
c. perubahan sensasi (gatal atau nyeri)
d. Pada orang yang berkulit putih, luka mungkin kelihatan sebagai kemerahan yang menetap. Sedangkan pada yang berkulit gelap, luka akan kelihatan sebagai warna merah yang menetap, biru atau ungu.
2. Stadium Dua
Hilangnya sebagian lapisan kulit yaitu epidermis atau dermis, atau keduanya. Cirinya adalah lukanya superficial, abrasi, melempuh, atau membentuk lubang yang dangkal.
3. Stadium Tiga
Hilangnya lapisan kulit secara lengkap, meliputi kerusakan atau nekrosis dari jaringn subkutan atau lebih dalam, tapi tidak sampai pada fascia. Luka terlihat seperti lubang yang dalam
4. Stadium Empat
Hilangnya lapisan kulit secara lengkap dengan kerusakan yang luas, nekrosis jaringan, kerusakan pada otot, tulang atau tendon. Adanya lubang yang dalam serta saluran sinus juga termasuk dalam stadium IV dari luka tekan.
Faktor resiko
1. Mobilitas dan aktivitas
2. Penurunan sensori persepsi
3. Kelembapan
4. Tenaga yang merobek (shear)
5. Pergesekan ( friction)
6. Nutrisi
7. Usia
8. Tekanan arteriolar yang rendah
9. Stress emosional
10. Merokok
11. Temperatur kulit

Patofisiologi
immobil/terpancang pada tempat tidurnya secara pasif dan berbaring (lebih dari 2 jam),tekanan daerah sakrum akan mencapai 60-70 mmHg dan daerah tumit mencapai 30-45 mmHg (normal: tekanan daerah pada kapiler berkisar antara 16 mmHg-33 mmHg),iskemik,nokrosis jaringan kulit
• selain faktor tegangan, ada faktor lain yaitu: Faktor teregangnya kulit misalnya gerakan meluncur ke bawah pada penderita dengan posisi dengan setengah berbaring
• Faktor terlipatnya kulit akiab gesekan badan yang sangat kurus dengan alas tempat tidur, sehingga seakan-akan kulit “tertinggal” dari area tubuh lainnya.

3. Pencegahan dan Intervensi awal pasien ulkus dekubitus:
a. Kaji resiko individu terhadap kejadian luka tekan
b. Pengkajian resiko luka tekan seharusnya dilakukan pada saat pasien memasuki RS dan diulang dengan pola yang teratur atau ketika ada perubahan yang signifikan pada pasien, seperti pembedahan atau penurunan status kesehatan (Beberapa instrumen pengkajian resiko dapat digunakan untuk mengetahui skor resiko.
c. Identifikasi kelompok kelompok yang beresiko tinggi terhadap kejadian luka tekan. Orangtua dengan usia lebih dari 60 tahun, bayi dan neonatal, pasien injuri tulang belakang adalah kelompok yang mempunyai resiko tinggi terhadap kejadian luka tekan
d. Kaji keadaan kulit secara teratur (Pengkajian kulit setidaknya sehari sekali, Kaji semua daerah diatas tulang yang menonjol setidaknya sehari sekali, Kulit yang kemerahan dan daerah diatas tulang yang menonjol seharusnya tidak dipijat karena pijatan yang keras dapat mengganggu perfusi ke jaringan)
e. Kaji status mobilitas
f. Minimalkan terjadinya tekanan
g. Kaji dan minimalkan terhadap pergesekan (friction)dan tenaga yang merobek (shear).
h. Kajilah inkontinensia
i. Kaji status nutrisi
j. Kaji dan monitor luka tekan pada setiap penggantian balutan luka
k. Kajilah faktor yang menunda status penyembuhan
l. Evaluasi penyembuhan luka
m. Kajilah komplikasi yang potensial terjadi karena luka tekan seperti abses, osteomielitis, bakteremia, fistula
n. Berilah pasien edukasi berupa penyebab dan faktor resiko untuk luka tekan dan cara cara untuk meminimalkan luka tekan

4. Klasifikasi dan stadium ulkus dekubitus
Klasifikasi atau tipe:
Berdasarkan waktu yang diperlukan untuk penyembuhan dari suatu ulkus dekubitus dan perbedaan temperatur dari ulkus dengan kulit sekitarnya, dekubitus dapat dibagi menjadi tiga:
1. Tipe normal
Mempunyai beda temperatur sampai dibawah lebih kurang 2,5oC dibandingkan kulit sekitarnya dan akan sembuh dalam perawatan sekitar 6 minggu. Ulkus ini terjadi karena iskemia jaringan setempat akibat tekanan, tetapi aliran darah dan pembuluh-pembuluh darah sebenarnya baik.
2. Tipe arterioskelerosis
Mempunyai beda temperatur kurang dari 1oC antara daerah ulkus dengan kulit sekitarnya. Keadaan ini menunjukkan gangguan aliran darah akibat penyakit pada pembuluh darah (arterisklerotik) ikut perperan untuk terjadinya dekubitus disamping faktor tekanan. Dengan perawatan, ulkus ini diharapkan sembuh dalam 16 minggu.
3. Tipe terminal
Terjadi pada penderita yang akan meninggal dunia dan tidak akan sembuh.
Stadium:
1. Dekubitus derajat I
Dengan reaksi peradangan masih terbatas pada epidermis
2. Dekubitus derajat II
Dimana sudah terjadi ulkus yang dangkal
3. Dekubitus derajat III
Dengan ulkus yang sudah dalam, menggaung sampai pada bungkus otot dan sering sudah ada infeksi
4. Dekubitus derajat IV
Dengan perluasan ulkus sampai pada dasar tulang dan sering pula diserta jaringan nekrotik;

5. Proses penyembuhan luka
Prinsip-prinsip Perawatan Luka
Ada dua prinsip utama dalam perawatan luka. Prinsip pertama menyangkut pembersihan/pencucian luka. Luka kering (tidak mengeluarkan cairan) dibersihkan dengan teknik swabbing, yaitu ditekan dan digosok pelan-pelan menggunakan kasa steril atau kain bersih yang dibasahi dengan air steril atau NaCl 0,9 %.
Sedang luka basah dan mudah berdarah dibersihkan dengan teknik irrigasi, yaitu disemprot lembut dengan air steril (kalau tidak ada bisa diganti air matang) atau NaCl 0,9 %. Jika memungkinkan bisa direndam selama 10 menit dalam larutan kalium permanganat (PK) 1:10.000 (1 gram bubuk PK dilarutkan dalam 10 liter air), atau dikompres larutan kalium permanganat 1:10.000 atau rivanol 1:1000 menggunakan kain kasa.
Cairan antiseptik sebaiknya tidak digunakan, kecuali jika terdapat infeksi, karena dapat merusak fibriblast yang sangat penting dalam proses penyembuhan luka, menimbulkan alergi, bahkan menimbulkan luka di kulit sekitarnya. Jika dibutuhkan antiseptik, yang cukup aman adalah feracrylum 1% karena tidak menimbulkan bekas warna, bau, dan tidak menimbulkan reaksi alergi.
6. Asuhan Keperawatan
Pengkajian (Assessment)
Identitas pasien dan keluarga, pola sensori, pemeriksaan fisik (status kesehatan umum, pemeriksaan head to toe, pemeriksaan penunjang), pemeriksaan tanda-tanda fital dan riwayat penggunaan obat-obatan

Diagnosa (masalah keperawatan)
Imobilitas b/d dekubitus (luka tekan)
Resiko infeksi b/d incontinensia
Aktual infeksi, sepsis b/d adanya infeksi (dekubitus)
Gangguan perfusi jaringan

Interfensi dan Implementasi (Perencanaan Tindakan Keperawatan)
Dapat dilaksanakan penuh pada masing-masing diagnosa keperawatan. Meliputi: monitor tanda-tanda vital, monitor input-output, monitor kesadaran, monitor hipoglikemi, obserfasi tanda infeksi, lakukan teknik aseptik perawatan kulit, jelaskan tentang penyebab, komplikasi dan pengobatan atau terapi decubitus. Kolaborasi dengan tim medis dalam pemberian terapi obat-obatan.
Evaluasi
Keefektifan tindakan, peran anggota keluarga untuk membantu mobilisasi pasien, kepatuhan pengobatan dan mengefaluasi masalah baru yang kemungkinan muncul.

7. Pandangan Islam
Annadho fathu minal iman:Kebersihan adalah sebagian dari Iman
Islam sangat menganjurkan umat untuk hidup bersih dalam segala aspek. Jasmani maupun ruhani. Dalam kasus ini, seseorang yang mengalami strooke sehingga terganggu aktifitas mobile (atur posisinya), berpotensi terjadi imobile dalam jangka waktu lama berakibat pada terjadinya luka tekan (tirah baring/dekubitus). Perkembangan atau komplikasi mengarah pada inkontinensia urin dan bleder. Kita ketahui bahwa urin itu najis sehingga perkemihan pasien harus diatur kebersihannya. Dalam kasus dekubitus pasien akan mengeluarkan sekret atau sekret dari dalam lukanya dan kotoran ini dalam islam disebut najis. Dalam kondisi kotor/bernajis pasien belum diperbolehkan shalat, sehingga perawat memfasilitasi kebersihan pasien bekerja sama dengan keluarga. Karena prinsipnya perawat dan tenaga kesehatan lain membantu pasien tetap memperoleh kebutuhan dasarnya baik jasmani maupun rohani.


13 responses to “Apa Itu Decubitus?

  1. asviya mengatakan:

    suami saya patah tulang belakang dan mengalami decubitus sudah cukup lama, yang pertama hampir sembuh tapi waktu suami mengalami operasi saluran kencing lukanya menjadi medhok dan melebar lagi. alhamdulillah sekarang tinggal sedikit tapi kok sekarang dak ada perubahan ya? biasanya saya bersihkan dengan NACL kemudian saya beri mebo. terakhir saya beri madu tapi tetap saja tidak kering padahal luka yang satunya dekat dubur saya beri madu pertumbuhan jaringannya cepat sekali. dan sekarang tinggal sedikit. apa yang harus saya lakukan pada luka yang lama? mohon sarannya.

    • Irma handayani mengatakan:

      gmn mba,kabar suaminya?semoga sekarang beliau sudah sembuh..saya kurang memahami megenai pearawatan bagi decubitus agar cepat mengering, akan tetapi saya dengar bahwa menggunakan madu adalah hal yg baik untuk penyembuhan luka. kemudian kemarin saya mengikuti seminar produk pentilainer dan pembalut yang mengandung herbal dan bisa menyembukan berbagai macam luka seperi luka bakar dll..silakan mba, dicoba,namanya AVAIL.mudah2an ada di kota mba.caranya tinggal menempekannya pada bagian yang luka.menurut testimoni para penggunanya, sangat efektif sekali dan hasilnya baik.kita hanya bisa berikhtiar dan Allah yang menyembuhkan.dicoba saja mba.tidak ada salahnya🙂

      • tri mengatakan:

        alhamdulillah kondisi badan sehat, decubitus yang 1 dah sembuh tapi decubitus yang di pantat belum karena tumbuhnya daging dari samping sedang yang di dalam belum tumbuh sempurna karena dulu masih ada yang membusuk. AVAIL itu bentuknya seperti apa, kok saya cari info adanya pembalut wanita. tolong berikan diskripsinya and bisa di dapat di mana. jazakillah atas infonya.

      • Irma handayani mengatakan:

        iya benar..avail itu produk pembalut mba, tapi dia memiliki efek yg baik untuk menyembuhkan berbagai penyakit.digunakan nya cukup ditempel di bagian yang luka.khasiatnya akan terasa.kalau untuk cara mendapatkannya aku blm tau, tapi biasanya di apotek beasr dan lengkap biasanya ada.dicoba aja mba, untuk ikhtiar…
        aku dulu pernah luka juga, tapi bukan decubitus.tetapi luka operasi yang membuka lagi.aku tanya k apotek ada obatnya kalo ngga salah di dalam obatnya ada kandungan bacitrasin.nama merk dagangnya lupa.apakah obat tersebut bisa digunakan untuk decubitus aku kurang tau..
        smoga cepat sembuh y..
        terkirim banyak doa dari aku untuk kesembuhan suami mba..

  2. asviya mengatakan:

    Makasih mbk atas infonya, kemarin juga sempat browsing cari info tentang avail dan sekarang aku jualan. kalau mbk irma butuh bisa saya kirim ;;) insyaallah.

  3. eko suparjo mengatakan:

    anak saya skrg sedang terkena decubitus,dan lukanya cukup lebar,habis di nekrotomi hasilnya cukup bagus,tapi skrg kok tambah lagi jaringannya yg mati ya,u/ perawatan saya pake nacl u/ membersihkan dan madu untuk pengobatannya dan kadang jg pake cerplast serta wundres,tp setelah saya baca ada AVAIL,apakah itu cara pemakaianya di masukkan kedalam lukanya,jazakallon khoir

    • Irma handayani mengatakan:

      Wassalam..
      kalo saya tidak salah, availnya dipakai seperti plester..ditempelkan saja..tapi yg ditempelkan bukan yang ada perekatnya..lalu dibalut menggunakan kasa..mudah2n membantu…

  4. Frenki mengatakan:

    Salam Kenal ,
    Kami menjual GCO-Puregan oil yg terbuat dari minyak kelapa hijau dan macam-macam rempah-rempah ramuan yg berbentu oil . Jika dekubitus yg sudah lama sudah tidak bisa kering dan tidak sembuh-sembuh anda bisa mencoba Oil ini , oil ini tidak hanya membuat kering bahkan bisa menumbuhkan jaringan kulit yg sudah mati dan GCO- Puregan oil ini sudah banyak yg mencobannya dan sembuh .
    Bahkan beberapa suster bidan sudah ada yg tahu dan menganjurkannya memakainnya jika pasien tidak mampu membeli produk amerika yg harganya jutaan .

    untuk lebih jelasnnya boleh lihat website kami . Terimakasih

  5. […] PUBLISHED 7 NOVEMBER 2009 BY IRMA HANDAYANI […]

  6. rudi mengatakan:

    epidemologinya decubitus apa,,,???

  7. Matras Anti Decubitus mengatakan:

    Untuk order matras anti dekubitus harga 500ribuan silahkan kunjungi http://alatkesehatanmurah.biz/matras-anti-decubitus/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: