Profil Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat



DINAS KESEHATAN
PROVINSI JAWA BARAT
A. Selayang Pandang Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat

Pada permulaan zaman kemerdekaan/revolusi (17-8-45) penyelenggaraan pemerintah dibidang kesehatan di Provinsi Jawa Barat dilaksanakan oleh Jawatan/Dinas Kesehatan yang dipimpin oleh Dr Purwosuwardjo sebagai Dokares di Bandung . Jawatan Kesehatan ini pertama kali berkantor di sebuah gedung di jalan Diponegoro kemudian pindah ke jalan Braga (sekarang dipakai toko Sarinah) karena Belanda terus menyerbu maka Dokares Priangan bersama-sama dengan Kantor Keresidenan mengungsi ke Garut menempati hotel melati ini terjadi pada bulan April 1946.
Pada tanggal 1 Agustus 1946 dibentuk Jawa Barat, nama Kantor Inspeksi Kesehatan Jawa Barat berulang kali berubah yaitu tahun 1953 menjadi Jawatan Kesehatan Inspeksi Jawa Barat, Tahun 1956 Pengawas Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Barat , Tahun 1957 Knator Inspeksi Kesehatan Jawa Barat dan Tahun 1959 menjadi Dinas Kesehatan Daswati I Jawa Barat.
Perkembangan pengorganisasian bidang kesehatan di Jawa Barat sejak Pelita I mengalami perubahan . Mulai tahun 1970 unsur pelaksanan pemerintah daerah di bidang kesehatan berbentuk Jawatan Kesehatan Propinsi Jawa Barat berdasarkan surat keputusan GubernurJawaBaratNo;189/OP/GOM/SK/70.Sejak dikeluarkannya keputusan menteri kesehatan nomor: 125/IV/Kab/BU/75 diadakan pemisahan Dinas Kesehatan Tingkat I Propinsi Jawa Barat dan dibentuk Kantor Wilayah Departemen Kantor Wilayah Departemen Kesehatan (Kanwil Depkes) dengan struktur organisasi sebagai berikut:
Bagian Tata Usaha
* Bidang Perencanaan
* Bidang Pelayanan dan Pengendalian

Akan tetapi tahun 1979 sesuai dengan keputusan Metrei Kesehatan RI no 275/Men.Kes/SK/VII/79 susunan organisasi Kanwil Depkes terdiri dari :

* Bagian Tata Usaha
* Bidang Penyusunan Program dan Evaluasi
* Bidang Bimbingan dan Pengendalian Pelayanan Kesehatan Masyarakat
* Bidang Bimbingan dan Pengendalian Pemberantasan Penyakit Menular
* Bidang Bimbingan dan Pengendalian Produksi dan Penggunaan Obat dan Makanan

Tahun 1986 Struktur organisasi dan tata kerja Kanwil Depkes Provinsi Jawa Barat mengalami perubahan semula terdiri dari kepala kantor Wilayah yang membawahi 1 bagian dan 4 bidang menjadi 1 Bbagian dan 5 bidang

Ada era desentralisasi terjadi lagi perubahan struktur organisasi dan tatakerja , tahun 2001 terjadi penggabungan antara Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dengan Kanwil Depkes Provinsi Jawa Barat menjadi Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat

B. Profil Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat
Dinas Kesehatan provinsi Jawa Barat dibentuk berdasarkan Peraturan daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 21 Tahun 2008, dengan tugas dan fungsi menjalankan sebagian tugas Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat di Bidang Pembangunan Kesehatan.
Tugas Pokok :
Tugas Pokok Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat adalah melaksanakan urusan pemerintahan daerah bidang kesehatan berdasarkan asas otonomi, dekonsentrasi dan tugas pembantuan.
Fungsi :
Dalam menyelenggarakan tugas pokok sebagai dimaksud, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat mempunyai fungsi :
1. Perumusan dan penetapan kebijakan teknis urusan bidang kesehatan;
2. Penyelenggaraan bidang urusan kesehatan meliputi regulasi dan kebijakan kesehatan, bina pelayanan kesehatan, bina penyehatan lingkungan dan pencegahan penyakit, serta sumber daya kesehatan
3. Pembinaan dan pelaksanaan tugas-tugas kesehatan meliputi regulasi dan kebijakan kesehatan, bina pelayanan kesehatan, bina penyehatan lingkungan dan pencegahan penyakit, serta sumber daya kesehatan;
4. Penyelenggaraan tugas-tugas kesekretariatan;
5. Pengkoordinasian dan pembinaan UPTD
6. Pelaksanaan tugas lain sesuai dengan tugas dan fungsinya
Dengan diterapkannya Peraturan Pemerintah No 41 tahun 2007 dan PP 38 yang yang mengatur tentang SOTK organisasi perangkat daerah, maka Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat berdasarkan Peraturan daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 21 Tahun 2008, telah terbentuk dan secara resmi telah berjalan, walaupun belum lengkap dengan pengaturan UPTD.

Saat ini, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat berlokasi di jalan Pasteur no. 25 Bandung. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat mencakup gedung perkantoran di Jl. Pasteur no. 25 dan 4 (empat) UPTD, yaitu :
• Balai Pengembangan Tenaga Kesehatan Masyarakat, (BPTKM) Jl. Pasteur no. 31 Bandung,
• Balai Pengembangan Laboratorium Kesehatan ( BPLK) Jl. Sederhana no 3 – 5,
• Balai Kesehatgan Kerja Masyarakat (BKKM) Jl. Rancaekek dan KP4 Jln. Satria no 95 Cirebon.

Jumlah pegawai di lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat seluruhnya 360 orang. Data terperinci adalah sebagai berikut :
• pejabat eselon II dan III (6 orang),
• subbag perencanaan dan pelaporan (14), subbag keuangan (49),
• subbag kepegawaian dan umum (91),
• seksi akreditasi sarana kesehatan (14),
• seksi akreditasi dan pendayagunaan tenaga (18),
• seksi legislasi dan kebijakan kesehatan (19),
• seksi pelayanan kesehatan dasar dan khusus (18),
• seksi kesehatan keluarga dan gizi (15),
• seksi rumah sakit (13),
• seksi penyehatan lingkungan (16),
• seksi pengendalian penyakit (23),
• seksi pengamatan pencegahan penyakit matra (19),
• seksi farmasi, kosalkes dan mamin (15),
• seksi promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat (16), dan
• seksi teknologi dan informasi kesehatan (14).

C. VISI MISI
Visi Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat
Dinas Kesehatan sebagai salah satu Satuan Kerja Perangkat Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkepentingan untuk menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan fenomena penting actual yang belum dapat diselesaikan pada periode 5 tahun sebelumnya khususnya aksesibilitas dan mutu pelayanan kesehatan masyarakat, maka Visi Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat mengacu pada visi Pemerintah Provinsi Jawa Barat yaitu “Tercapainya Masyarakat Jawa Barat yang Mandiri, Dinamis dan Sejahtera”

Misi Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat
Rumusan Misi Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat disesuaikan dengan Misi 1 (satu) Provinsi Jawa Barat sebagai berikut :
Mewujudkan Sumber Daya Manusia Jawa Barat yang produktif dan ber Daya Saing
Adapun Tujuan, Sasaran dan Kebijakan dari Misi tersebut adalah sebagai berikut :

Tujuan :
1. Mendorong tingkat pendidikan, kesehatan, dan kompetensi kerja masyarakat Jawa Barat
2. Menjadikan masyarakat Jawa Barat yang sehat, berbudi pekerti luhur serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi

Sasaran :
Meningkatnya akses dan mutu pelayanan kesehatan terutama untuk kesehatan ibu dan anak.

Strategi
Dalam rangka mencapai Visi dan Misi yang telah dirumuskan dan dijelaskan tujuan dan sasarannya, maka untuk memperjelas cara untuk mencapai tujuan dan sasaran tersebut melalui strategi pembangunan kesehatan yang terdiri atas Kebijakan, Program, dan Sasaran Program sebagai berikut :

Kebijakan :
1. Meningkatkan pelayanan kesehatan terutama Ibu dan Anak;
2. Mengembangkan sistem kesehatan;
3. Meningkatkan upaya pencegahan, pemberantasan dan pengendalian penyakit menular serta tidak menular;
4. Meningkatkan kualitas dan kuantitas tenaga kesehatan.

Program
Untuk mencapai tujuan dan sasaran yang ingin dicapai, maka disusun program-program pembangunan sesuai dengan kebijakan yang telah diuraikan di atas dengan sasaran program, sebagai berikut :

Kebijakan 1:
Meningkatkan pelayanan kesehatan terutama Ibu dan Anak, yang dilaksanakan melalui program-program sebagai berikut :

1. Program Upaya Kesehatan, dengan Sasaran :
• Meningkatnya komitmen dan kemampuan kabupaten/kota untuk mengembangkan Desa Siaga dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.
• Meningkatnya Keluarga Sadar Gizi
• Meningkatnya perlindungan pada ibu hamil, ibu bersalin, ibu Nifas, bayi, anak dan masyarakat berisiko tinggi.
• Menjamin setiap orang miskin mendapatkan pelayanan kesehatan dasar dan atau rujukan/spesialistik yang bermutu.
• Meningkatnya penggunaan obat rasional dan pemakaian obat generic di fasilitas pelayanan kesehatan pemerintah dan swata disetiap jenjang
• Meningkatnya pengawasan dan pengendalian peredaran sediaan makanan dan sediaan perbekalan farmasi terutama napza, narkoba dan batra.
• Tertanggulanginya masalah kesehatan pada saat dan pasca bencana dan antisipasi global warming.
• Meningkatnya derajat kesehatan dan kebugaran jasmani masyarakat melalui aktifitas fisik dan olah raga yang baik, benar, teratur dan terukur.

Kebijakan 2 :
Mengembangkan sistem kesehatan, yang dilaksanakan melalui program-program sebagai berikut :

1. Program Manajemen Pelayanan Kesehatan, dengan sasaran :
• Meningkatnya kualifikasi Rumah Sakit Provinsi menjadi Center Of Excellent/Rujukan Spesifik berbasis masalah kesehatan Jawa Barat (Stroke, penyakit jantung, gerontology dll) yang mempunyai kulitas tingkat Nasional/Dunia
• Terwujudnya system rujukan pelayanan kesehatan dan penunjangnya (laboratorium diagnostic kesehatan) regional Jawa Barat (HIV, Flu Burung dll).
• Tersedianya anggaran/pembiayaan kesehatan di Provinsi dan Kabupaten/Kota dengan jumlah mencukupi, teralokasi sesuai dengan besaran masalah dan termanfaatkan secara berhasil guna dan berdaya guna dan diutamakan untuk upaya pencegahan dan peningkatan kesehatan (preventif dan promotif)
• Terciptanya system pembiayaan kesehatan skala provinsi.
• Tersedianya berbagai kebijakan , standar pelayanan kesehatan skala provinsi, pedoman dan regulasi kesehatan
• Terwujudnya system informasi dan surveillance epidemiologi kesehatan yang evidence base, akurat diseluruh kabupaten/kota, Provinsi dan on line dengan Nasional.
• Terwujudnya mekanisme dan jejaring untuk terselenggaranya komunikasi dan terbentuknya pemahaman public tentang PHBS, pembangunan kesehatan dan masalah kesehatan global, nasional dan local
• Pelayanan Kesehatan di setiap Rumah Sakit, Puskesmas dan jaringannya memenuhi standar mutu.
• Terwujudnya akuntabilitas dan pencapaian kinerja program pembangunan kesehatan yang baik.

2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Pelayanan Kesehatan, dengan sasaran :
• Peningkatan kualitas sarana prasarana pelayanan kesehatan Rumah Sakit
• Peningkatan kuantitas, kualitas dan fungsi sarana prasarana pelayanan kesehatan di Puskesmas dan jaringannya.
• Peningkatan kualitas sarana dan prasarana Dinas Kesehatan dan UPT Dinas Kesehatan.

Kebijakan 3 :
Meningkatkan upaya pencegahan, pemberantasan dan pengendalian penyakit menular serta tidak menular, yang dilaksanakan melalui program-program sebagai berikut :

1. Program Pencegahan dan penanggulangan penyakit menular, dengan sasaran sebagai berikut :
• Meningkatnya jumlah/persentase Desa mencapai Universal Child Immunization (UCI).
• Meningkatkan system kewaspadaan dini terhadap peningkatan dan penyebaran penyakit akibat pemanasan global (global warming)
• Meningkatnya upaya pengendalian, penemuan dan tatalaksana kasus HIV/AIDS, TBC, DBD, Malaria, penyakit cardio vascular (stroke, MI), penyakit metabolism (DM) dan penyakit jiwa, penyakit gigi dan mulut, penyakit mata dan telinga, penyakit akibat kerja.
• Setiap KLB dilaporkan secara cepat < 24 Jam kepada kepala instansi kesehatan terdekat.
• Setiap KLB/Wabah penyakit tertanggulangi secara cepat dan tepat.
• Eliminasi penyakit tertentu yang berorientasi pada penguatan system, kepatuhan terhadap standard dan peningkatan komitmen para pihak.
• Terkendalinya pencemaran lingkungan sesuai dengan standar kesehatan terutama di daerah lintas batas kab/kota dan provinsi.

Kebijakan 4 :
Meningkatkan kualitas dan kuantitas tenaga kesehatan, yang dilaksanakan melalui program-program sebagai berikut :

1. Program Sumber Daya Kesehatan, dengan sasaran :
• Meningkatnya jumlah, jenis dan penyebaran tenaga kesehatan termasuk SDM kesehatan yang sesuai dengan standar.
• Meningkatnya pendayagunaan aparatur kesehatan
• Meningkatnya kualitas tenaga kesehatan
• Meningkatnya kecukupan obat dan perbekalan kesehatan (standar nasional Rp 9000,-/orang/tahun)
• Meningkatnya citra pelayanan kesehatan Rumah Sakit, Puskesmas dan Jaringannya
• Meningkatnya jumlah, jenis dan penyebaran tenaga kesehatan termasuk SDM kesehatan sesuai standar.

D. PROGRAM KERJA
RENCANA PROGRAM, KEGIATAN DINAS KESEHATAN PROVINSI JAWA BARAT

Prioritas pembangunan kesehatan tahun 2008 – 2013 merupakan penajaman, peningkatan cakupan dan kelanjutan dari prioritas pembangunan kesehatan periode 2005-2008. Prioritas pembangunan kesehatan tersebut dijabarkan setiap tahun dengan issu strategis. Issu strategis tahun 2010 sebagai berikut :
1. Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak, masyarakat miskin, di daerah terpencil, tertinggal dan daerah perbatasan;
2. Intensitas dan penyebaran penyakit (multiple burden of disease), gizi buruk, dan krisis kesehatan akibat bencana;
3. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.

Sasaran :
1. Meningkatnya akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang berkualitas
2. Menigkatnya sumber daya dan infrastruktur pelayanan kesehatan
3. Meningkatnya pengendalian penyakit, gizi buruk dan tertanganinya krisis kesehatan akibat bencana
4. Terwujudnya kemitraan strategis dalam penerapan Sistem Kesehatan Provinsi
5. Meningkatnya promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat untuk berperilaku hidup bersih dan sehat

Kegiatan Unggulan :
1. Peningkatan pertolongan persalian oleh tenaga kesehatan yang kompeten di sarana/ fasilitas kesehatan;
2. Peningkatan promosi PHBS dan pengembangan kabupaten/kota siaga menuju kab/kota sehat;
3. Peningkatan pelayanan immunisasi dasar
4. Peningkatan penemuan kasus dan pengobatan TBC

RENCANA PROGRAM KEGIATAN
I. RENCANA PROGRAM KEGIATAN UNGGULAN (COMMONS GOALS)
A. PROGRAM UPAYA KESEHATAN
1. Perbaikan Gizi Balita Provinsi Jawa Barat
2. Peningkatan Pelayanan Kesehatan Bagi Masyarakat Miskin
3. Penunjang Peningkatan Kesehatan Ibu dan Anak Di Kecamatan Rawan Kesehatan
4. Peningkatan Pelayanan Kesehatan Dasar
5. Peningkatan Pelayanan Kesehatan Rujukan
6. Peningkatan Pelayanan Kesehatan Khusus Operasi Katarak
7. Pengembangan Integrasi dan Kesehatan Kabupaten /Kota Siaga
8. Peningkatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di berbagai Tatanan dan Gema Mapan Remaja (Safe Our Youth)

B. PROGRAM MANAJEMEN PELAYANAN KESEHATAN
1. Fasilitasi dan Penyusunan Perncanaan Pembangunan Kesehatan Jawa Barat
2. Monitorig dan Evaluasi Program Pembangunan Kesehatan
3. Pengembangan Jaminan Kesehatan Masyarakat (JKM)
4. Penyusunan Sistem Kesehatan Provinsi

C. PROGRAM PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN PENYAKIT MENULAR
1. Peningkatan Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit Yang Dapat Dicegah Dengan Immunisasi (PD3I)
2. Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan Haji
3. Penyelidikan Kejadian Epidemiologi (PE KLB)
4. Pemantapan Sistem Surveilans Penyakit
5. Peningkatan Pencegahan Dalam Penanganan Program IMS, HIV/AIDS Dan TB
6. Fasilitasi Pentalaksanaan ISPA Dan Diare
7. Pemanatapan Dan Penataksanaan Eliminasi Kusta Dan Filariasis
8. Pencegahan Penularan Penyakit DBD/Malaria
9. Fasilitasi Pengendalian Program Zoonosis
10. Manajemen Pengelolaan Kesehatan Lingkungan
11. Fasilitasi, Koordinasi Bantuan Alat Suntik Untuk Imunisasi
12. Kegiatan Penanganan Tanggap Darurat Dan Pasca Bencana/Kerusuhan

D. PROGRAM PENINGKATAN SARANA DAN PRASARANA
1. Pemenuhan dan peningkatan fasilitas sarana dan prasarana Puskesmas
2 . Bindal ketersediaan pemerataan, mutu, keamanan obat, sediaan farmasi, alkes dan mamin
3. Pemenuhan dan Peningkatan Fasilitas Sarana dan Prasarana RS Rujukan Flu Burung, Rumah Sakit Umum Daerah dan Rumah Sakit Umum PONEK
4. Pengadaan Obat dan Perbekalan Kesehatan
5. Kegiatan rehab sarana dan prasarana gudang obat dan perbekalan kesehatan
6. Pengembangan Balai Kesehatan Kerja Masyarakat
7. Pengembangan pelayanan laboratorium kesehatan
8. Peningkatan manajemen dan layanan kesehatan
9. Peningkatan sarana dan prasarana penunjang medis

E. PROGRAM SUMBER DAYA KESEHATAN
1. Peningkatan kuantitas SDM Kesehatan (Penempatan tenaga kesehatan strategis)
2. Peningkatan kualitas SDM kesehatan
3. Peningkatan kualitas kompetensi tenaga kesehatan
4. Kemitraan Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular
5. kemitraan Peningkatan Kualitas Dokter dan Paramedis
II. RENCANA PROGRAM KEGIATAN PENUNJANG (NON COMMONS GOAL)
A. PROGRAM PENINGKATAN KAPASITAS SUMBER DAYA APARATUR
1. Kegiatan Peningkatan Kesejahteraan dan Kemampuan Aparatur Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat
2. Kegiatan Peningkatan Kesejahteraan dan Kemampuan Aparatur Aparatur BPTKM Dinas Kesehatan
3. Peningkatan Kesejahteraan dan Kemampuan Aparatur BPLK
4. Peningkatan Kesejahteraan dan Kemampuan Aparatur Aparatur BKKM
5. Peningkatan kesejahteraan dan kemampuan aparatur

B. PROGRAM PELAYANAN ADMINISTRASI PERKANTORAN
1. Penyelenggaraan Administrasi Perkantoran Dinas Kesehatan
2. Penyelenggaraan Administrasi Perkantoran BPLK
3. Penyelenggaraan Administrasi Perkantoran BPTKM Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat
4. Penyelenggaraan Administrasi Perkantoran BKKM
5. penyelenggaraan administrasi perkantoran

C. PROGRAM SARANA DAN PRASARANA APARATUR
1. Penyediaan Sarana Prasarana serta peralatan Kantor pada KP4

D. PROGRAM PENINGKATAN PENGEMBANGAN SISTEM PELAPORAN CAPAIAN KINERJA DAN KEUANGAN
1. Perencanaan, Evaluasi dan pelaporan Internal Dinas Kesehatan
2. Perencanaan, Evaluasi dan pelaporan Internal BPTKM Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat
3. Perencanaan, Evaluasi dan pelaporan Internal BPLK
4. Perencanaan, Evaluasi dan pelaporan Internal BKKM
5. Peningkatan Perencanaan, evaluasi dan pelaporan internal

E. PROGRAM PEMELIHARAAN SARANA DAN PRASARANA APARATUR
1. Kegiatan Pemeliharaan Sarana Prasarana Perkantoran pada Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat
2. Pemeliharaan Sarana Prasarana Perkantoran pada BPLK
3. Pemeliharaan Sarana Prasarana Kantor BPTKM Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat
4. Pemeliharaan sarana dan Prasarana Kantor

F. PROGRAM PENGEMBANGAN DATA/INFORMASI/STATISTIK DAERAH
1. Pemutakhiran Data dan Informasi Kesehatan dan SIK Online

III. RENCANA BANTUAN TIDAK LANGSUNG/BANTUAN KEUANGAN
1. Perbaikan gizi balita Provinsi Jawa Barat
2. Peningkatan Pelayanan Kesehatan bagi Masyarakat Miskin
3. Peningkatan kesehatan ibu dan anak di kecamatan rawan kesehatan (GEMA MAPAN)
4. Peningkatan pelayanan kesehatan dasar
5. Pengembangan integrasi dan kesehatan kabupaten/kota siaga
6. Pemenuhan dan peningkatan fasilitas sarana dan prasarana Puskesmas
7. Pemenuhan dan Peningkatan Fasilitas Sarana dan Prasarana RS Rujukan Flu Burung, Rumah Sakit Umum Daerah dan Rumah Sakit Umum PONEK
8. Pengembangan Fungsi Puskesmas Menjadi Puskesmas PONED
9. Perbaikan pemeliharaan dan pengadaan mebelair rumah dinas dokter puskesmas terpenci

E. Struktur Organisasi
Susunan Organisasi Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, terdiri atas :
a. Kepala;
b. Sekretariat, membawahkan :
1. Subbagian Perencanaan dan Program;
2. Subbagian Keuangan;
3. Subbagian Kepegawaian dan Umum;
c. Bidang Regulasi dan Kebijakan Kesehatan, membawahkan :
1. Seksi Akreditasi Sarana Kesehatan;
2. Seksi Akreditasi dan Pendayagunaan Tenaga Kesehatan;
3. Seksi Legislasi dan Kebijakan Kesehatan;
d. Bidang Bina Pelayanan Kesehatan, membawahkan :
1. Seksi Pelayanan Kesehatan Dasar dan Khusus;
2. Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi;
3. Seksi Rumah Sakit;
e. Bidang Bina Penyehatan Lingkungan dan Pencegahan Penyakit, membawahkan :
1. Seksi Penyehatan Lingkungan;
2. Seksi Pengendalian Penyakit;
3. Seksi Pengamatan, Pencegahan Penyakit dan Matra;
f. Bidang Sumber Daya Kesehatan, membawahkan :
1. Seksi Farmasi, Kosmetika, Alat Kesehatan dan Makanan Minuman;
2. Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat;
3. Seksi Teknologi dan Informasi Kesehatan.

6 gagasan untuk “Profil Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat

  1. Dengan hormat ,

    Hasil pemeriksaan darah tnggal 22 Juli 2013

    No.Lab : 130722=0040
    No. Med . Rec. : 06081947
    NoReff : 040-000/1/13
    Nama Pasien : Drs. H.Moh Ridwan Surono
    Alamat : Jl. Gegerkalong Hilir 199
    Sarijadi

    Hasil test darah :

    Glucosa darah puasa *127*
    Cholesterol Total 165
    Trigliserida 125
    HDL Cholesterol *31*
    LDL Cholesterol *148*

    Menurut perhitungan kami dengan rumus Fridewald :

    LDL Cholesterol 109

    MOHON PERHATIAN untuk perbaikannya , kami akan ke LabKes Jl. Sederhana
    besok 23 Juli 2013 sekitar jam 12.00 (bagda Dhluhur) )untuk membicarakan
    hal ini.

    Terimakasih

    rgds
    moh. ridwan surono

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s